Tag

berkomunikasi

Browsing

Tempat : Hotel Noor Jalan Madura No. 6 Bandung 40115

Waktu : 09.00 – 16.00 WIB

Biaya : Rp. 3.800.000,-

Trainer : Dr. Dwi Suryanto, MM., Ph.D

 

Selain pelatihan di hotel seperti tersebut di atas, kami juga menyelenggarakan pelatihan online atau webinar…

Dengan biaya lebih murah yaitu Rp. 3.500.000,-

 

Berikut ini Jadwal Pelatihan Public Speaking di Bandung:

  • 26 – 27 Januari 2021
  • 25 – 26 Februari 2021
  • 25 – 26 Maret 2021
  • 22 – 23 April 2021
  • 6 – 7 Mei 2021
  • 24 – 25 Juni 2021
  • 27 – 28 Juli 2021
  • 3 – 4 Agustus 2021
  • 23 – 24 September 2021
  • 26 – 27 Oktober 2021
  • 23 – 24 November 2021
  • 23 – 24 Desember 2021

Deskripsi Pelatihan

Pelatihan Public Speaking ini akan mengajarkan cara yang mudah dan praktis dalam bicara di muka umum. Anda akan mahir public speaking…

Anda akan mampu bicara yang meyakinkan… Anda akan bisa presentasi dan berkomunikasi dengan efektif, memiliki power dan persuasif. Sekarang ini, presentasi dan public speaking adalah bagian yang melekat dari tanggung jawab seorang eksekutif.

pelatihan public speaking bandung
Pelatihan Public Speaking

Seorang eksekutif yang mampu menyampaikan public speaking secara efektif, hal itulah yang membedakan tingkat profesionalisme eksekutif itu dengan lainnya.

Keahlian public speaking adalah keahlian yang amat penting bagi karir anda dan juga citra perusahaan anda.

Pelatihan ini akan memberi anda powerful tools and techniques yang bisa mengubah presentasi atau public speaking anda menjadi pengalaman yang amat menyenangkan bagi anda.

Inilah yang terjadi ketika anda bisa menyampaikan public speaking dengan efektif…anda mungkin capai…tapi anda merasakan kepuasan yang luar biasa…

Presentasi yang tadinya biasa-biasa, dengan menerapkan apa yang diajarkan dalam pelatihan public speaking ini, anda akan bisa menyampaikan dengan menyakinkan, banyak humor…dan audience amat terkesan dengan presentasi anda…

Output Pelatihan

Setelah menerapkan apa yang anda pelajari dalam pelatihan ini, anda akan:

  • Mampu bicara dan berpikir dengan jelas, mampu menyampaikan gagasan secara jelas, jernih dan memiliki tujuan yang pasti yang tercermin dari gagasan-gagasan kunci yang mudah dipahami oleh audience
  • Mampu menghadapi audience atau kamera dengan yakin diri dan penuh kontrol, dan anda mampu untuk menampilkan gaya bicara alami anda secara efektif
  • Mampu membentuk dan mengorganisasi public speaking dan presentasi anda untuk membujuk pendengar dan memperoleh respon dan hasil yang anda inginkan
  • Mampu menaklukkan ketakutan dan stres yang menyertai public speaking
  • Mampu memanfaatkan sense of humor dan kepribadian anda sehingga presentasi anda makin memikat audience
  • Ketika anda harus men-deliver speeches baik yang sifatnya mendadak maupun speech yang anda persiapkan, anda mampu bicara dengan efektif layaknya pembicara publik yang ternama…

Materi Training

Dalam pelatihan ini Anda akan mempelajari:
Fundamentals of Speaking Skills
  • Mengidentifikasi elemen-elemen sebuah presentasi yang bagus dan meyakinkan
  • Menciptkan profil keahlian yang cocok dengan diri anda
  • Menentukan tujuan pengembangan kealian anda
Preparation
  • Pentingnya research dan organisasi materi atau bahan-bahan yang perlu disiapkan agar bisa men-deliver presentasi yang efektif
  • Mempelajari bagaimana merencanakan dan mempersiapkan strong beginnings and endings yang harus ada dalam presentasi dan public speaking yang anda laksanakan
  • Memilih dan mendesain alat bantu visual yang efektif bagi presentasi anda
Delivery Skills
  • Penggunaan suara, action, gambar-gambar dan bahasa yang bisa membuat public speaking anda efektif
  • Menerapkan strategi efektif yang bisa mengatasi kecemasan dalam bicara baik dalam rapat maupun public speaking
  • Praktek metoda artikulasi agar ucapan anda jelas dan mudah dipahami
  • Essentials for Winning Presentations and Public Speaking
  • Memilih berbagai strategi yang efektif ketika menghadapi pendengar yang ragu-ragu, tidak memiliki komitnen dan tidak aktif
  • Men-design successful informative, persuasive, entertaining motivational and special event presentations
  • Bagaimana menjawab pertanyaan maupun keberatan yang disampaikan oleh audience secara efektif dan meyakinkan
  • Mempelajari strategi ampuh yang membuat public speaking yang mendadak yang harus anda lalukan tetap berjalan dengan baik, meyakinkan dan tetap menghibur…

Sasaran Peserta:

Siapa saja yang pekerjaannya menuntut harus bisa melakukan presentasi, bicara atau pidato di muka umum, termasuk bagi mereka yang harus menjual gagasan kepada orang lain…

Pelatihan kami laksanakan dalam format video conference yang cukup interaktif.

Trainer-trainer kami telah melakukan penyesuaian materi pelatihan yang cocok untuk dibawakan secara online.

METODE PENYAMPAIAN

  • Kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode video conference (live streaming).
  • Training berlangsung selama 2 hari, dengan jumlah total pembelajaran 10 jam (5 jam per hari).
  • Materi kami sampaikan dengan pemaparan, diskusi, tanya jawab, dan latihan.

KETENTUAN ONLINE WORKSHOP

Karena pelatihan dijalankan secara online, berikut hal-hal yang harus disiapkan oleh peserta

  • Sebaiknya menggunakan laptop, bukan smartphone. Dengan laptop jalannya pelatihan akan lebih efektif
  • Memiliki koneksi internet yang stabil.
  • Buku dan alat tulis.

Apakah platform aplikasi yang digunakan?

  • Aplikasi Zoom Video Conference.
  • Zoom bisa diakses dengan web browser, tak perlu aplikasi khusus.
    Cara masuk ke video conference

Cara masuk ke video conference

  • Borobudur Training akan memberikan undangan berupa link.
  • Ketika Anda meng-Klik link tersebut, Anda akan dibawa masuk ke dalam video conference.
  • Petunjuk lebih rinci, lihat di sini.

Ketentuan lain

  • Modul pelatihan berbentuk soft copy.
  • Sertifikat pelatihan akan kirimkan dalam ujud fisik ke alamat / kantor peserta.

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, Silakan Daftar Pelatihan di sini

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : [email protected]

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Sebelum Anda mengikuti pelatihan public speaking, berikut artikel yang bisa Anda baca agar Anda memperoleh pemahaman tentang materi public speaking.

Minggu Paskah 7, B; 20 Mei 2018 Bersatu, Dikuduskan, Diutus ...

Hambatan Komunikasi

Ada banyak alasan mengapa komunikasi interpersonal mungkin gagal. Dalam banyak komunikasi, pesan mungkin tidak diterima persis seperti yang dimaksudkan pengirim dan karenanya komunikator perlu umpan balik untuk memeriksa apakah pesan mereka dipahami dengan jelas.

Keterampilan Mendengarkan, Klarifikasi, dan Refleksi Aktif, yang akan kita diskusikan segera, dapat membantu tetapi komunikator yang terampil juga perlu menyadari hambatan komunikasi yang efektif. Ada banyak hambatan untuk komunikasi dan ini dapat terjadi pada setiap tahap dalam proses komunikasi.

Hambatan dapat menyebabkan pesan Anda menjadi terdistorsi dan karena itu Anda berisiko membuang waktu dan / atau uang dengan menyebabkan kebingungan dan kesalahpahaman. Komunikasi yang efektif melibatkan mengatasi hambatan-hambatan ini dan menyampaikan pesan yang jelas dan singkat.

Beberapa hambatan umum untuk komunikasi yang efektif termasuk:

  • Penggunaan jargon. Istilah yang terlalu rumit atau asing.
  • Hambatan emosional dan tabu.
  • Kurangnya perhatian, minat, gangguan, atau tidak relevan dengan penerima.
  • Perbedaan persepsi dan sudut pandang.
  • Cacat fisik seperti masalah pendengaran atau kesulitan bicara.
  • Hambatan fisik untuk komunikasi non-verbal.
  • Perbedaan bahasa dan kesulitan dalam memahami aksen asing.
  • Harapan dan prasangka yang dapat mengarah pada asumsi atau stereotip yang keliru. Orang sering mendengar apa yang mereka harapkan untuk didengar daripada apa yang sebenarnya dikatakan dan melompat ke kesimpulan yang salah.
  • Perbedaan budaya. Norma-norma interaksi sosial sangat bervariasi dalam budaya yang berbeda, seperti halnya cara di mana emosi diungkapkan. Misalnya, konsep ruang pribadi bervariasi antara budaya dan antara pengaturan sosial yang berbeda.

Seorang komunikator yang terampil harus menyadari hambatan-hambatan ini dan mencoba mengurangi dampaknya dengan terus-menerus memeriksa pemahaman dan dengan menawarkan umpan balik yang sesuai.

Hambatan untuk Komunikasi berdasarkan Kategori

  • Hambatan Bahasa, Jelas, bahasa dan kemampuan linguistik dapat bertindak sebagai penghambat komunikasi. Namun, bahkan ketika berkomunikasi dalam bahasa yang sama, terminologi yang digunakan dalam pesan dapat bertindak sebagai penghalang jika tidak sepenuhnya dipahami oleh penerima. Misalnya, pesan yang menyertakan banyak jargon dan singkatan spesialis tidak akan dipahami oleh penerima yang tidak terbiasa dengan terminologi yang digunakan. Sebagai perawat, kita cenderung membuat kesalahan ini. Kita harus ingat untuk menggunakan bahasa yang dapat dimengerti oleh penerima.
  • Hambatan Psikologis, Keadaan psikologis penerima akan memengaruhi cara pesan diterima. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki kekhawatiran pribadi dan stres, mereka mungkin disibukkan oleh keprihatinan pribadi dan tidak menerima pesan seperti seolah-olah mereka tidak stres. Manajemen stres adalah keterampilan pribadi yang penting yang mempengaruhi hubungan interpersonal kita. Kemarahan adalah contoh lain dari hambatan psikologis untuk komunikasi. Ketika kita marah, mudah untuk mengatakan hal-hal yang nantinya bisa kita sesali dan juga salah menafsirkan apa yang dikatakan orang lain. Secara umum, orang-orang dengan harga diri rendah mungkin kurang asertif dan karenanya mungkin merasa tidak nyaman berkomunikasi – mereka mungkin merasa malu untuk mengatakan apa yang sebenarnya mereka rasakan, atau membaca sub-teks negatif ke dalam pesan yang mereka dengar.
  • Hambatan Fisiologis, Hambatan fisiologis dapat diakibatkan oleh keadaan fisik penerima. Misalnya, penerima dengan pendengaran terbatas mungkin tidak memahami keseluruhan percakapan yang diucapkan, terutama jika ada kebisingan latar belakang yang signifikan.
  • Hambatan Fisik, Contoh hambatan fisik untuk komunikasi adalah jarak geografis antara pengirim dan penerima. Komunikasi umumnya lebih mudah pada jarak yang lebih pendek karena lebih banyak saluran komunikasi tersedia dan lebih sedikit teknologi yang dibutuhkan. Meskipun teknologi modern sering berfungsi untuk mengurangi dampak hambatan fisik, keuntungan dan kerugian masing-masing saluran komunikasi harus dipahami sehingga saluran yang tepat dapat digunakan untuk mengatasi hambatan fisik.
  • Hambatan Attitudinal, Hambatan sikap adalah perilaku atau persepsi yang mencegah orang berkomunikasi secara efektif. Hambatan sikap terhadap komunikasi dapat diakibatkan oleh konflik kepribadian, manajemen yang buruk, penolakan terhadap perubahan, atau kurangnya motivasi. Penerima pesan yang efektif harus berupaya mengatasi hambatan sikap mereka sendiri untuk memfasilitasi komunikasi yang efektif.

Mengatasi Hambatan

Sebagian besar hambatan yang disebutkan di atas dapat diatasi oleh komunikator yang terampil. Jelas, menjembatani kesenjangan dalam geografi dan berkomunikasi melalui disabilitas adalah topik untuk diskusi yang berbeda. Di bawah ini, kita akan melihat beberapa cara yang dapat digunakan untuk menjembatani hambatan dalam komunikasi sehari-hari.

  • Mendengarkan Aktif, Mendengarkan secara aktif adalah keterampilan yang dapat diperoleh dan dikembangkan dengan latihan. Namun, keterampilan ini mungkin sulit untuk dikuasai, oleh karena itu, membutuhkan waktu dan kesabaran. ‘Mendengarkan secara aktif’ artinya, seperti namanya, mendengarkan secara aktif. Itu sepenuhnya berkonsentrasi pada apa yang sedang dikatakan daripada hanya ‘mendengar’ pesan dari pembicara. Mendengarkan aktif melibatkan mendengarkan dengan semua indera. Selain memberikan perhatian penuh kepada pembicara, penting bahwa ‘pendengar aktif’ juga ‘terlihat’ untuk mendengarkan – jika tidak, pembicara dapat menyimpulkan bahwa apa yang mereka bicarakan tidak menarik bagi pendengar. Dengan memberikan ‘umpan balik’ ini, orang yang berbicara biasanya akan merasa lebih nyaman dan karena itu berkomunikasi lebih mudah, terbuka, dan jujur. Ada isyarat verbal dan non-verbal yang menunjukkan mendengarkan secara aktif. Tanda non-verbal termasuk tersenyum (jika sesuai), melakukan kontak mata, mengangguk pada waktu yang tepat, dan menghindari gangguan. Isyarat non-verbal ini menyampaikan pesan bahwa Anda tertarik dengan apa yang dikatakan pembicara, dan bahwa perhatian Anda sepenuhnya diinvestasikan. Menawarkan tanda-tanda verbal untuk mendengarkan secara aktif juga bisa bermanfaat. Merenungkan sesuatu yang pembicara katakan dengan mengajukan pertanyaan klarifikasi adalah cara yang bagus untuk melakukan ini. Parafrasa melibatkan menemukan kata-kata yang sedikit berbeda untuk mengulangi gagasan utama pembicara, dan juga cara yang bagus untuk menunjukkan mendengarkan secara aktif. Menawarkan tanda-tanda verbal untuk mendengarkan secara aktif juga bisa bermanfaat. Merenungkan sesuatu yang pembicara katakan dengan mengajukan pertanyaan klarifikasi adalah cara yang bagus untuk melakukan ini. Parafrasa melibatkan menemukan kata-kata yang sedikit berbeda untuk mengulangi gagasan utama pembicara, dan juga cara yang bagus untuk menunjukkan mendengarkan secara aktif. Menawarkan tanda-tanda verbal untuk mendengarkan secara aktif juga bisa bermanfaat. Merenungkan sesuatu yang pembicara katakan dengan mengajukan pertanyaan klarifikasi adalah cara yang bagus untuk melakukan ini. Parafrasa melibatkan menemukan kata-kata yang sedikit berbeda untuk mengulangi gagasan utama pembicara, dan juga cara yang bagus untuk menunjukkan mendengarkan secara aktif.
  • Gunakan Bahasa Sederhana, Penting untuk mengingat audiens yang Anda ajak bicara, dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami. Hindari menggunakan istilah atau jargon medis ketika berbicara dengan klien dan keluarga mereka. Orang sering terintimidasi oleh bahasa seperti itu, dan bisa takut untuk mengakui bahwa mereka tidak mengerti pesan yang disampaikan. Alat penting yang digunakan saat berbicara adalah dengan berhenti sesekali dan mengajukan pertanyaan untuk memastikan bahwa pesan Anda dipahami sebagaimana mestinya. Anda juga dapat mengizinkan pendengar untuk mengajukan pertanyaan untuk mengklarifikasi poin apa pun.
  • Berikan Umpan Balik Konstruktif, Ingatlah bahwa umpan balik adalah bagian dari rantai komunikasi yang kami lihat di halaman pertama. Meskipun umpan balik yang Anda berikan kepada pembicara / pengirim terkadang negatif, penting bahwa umpan balik itu bersifat konstruktif. Maksud dari umpan balik harus untuk memajukan kemampuan pembicara. Ini akan memperkuat hubungan interpersonal, dan meningkatkan komunikasi di masa depan.