Articles

Communication Skills – Tips dan Teknik

Communication Skills – Tips dan Teknik

By: Team Content

Komunikasi

Jadilah pendengar yang baik

Berkomunikasi dengan orang lain secara efisien merupakan hal yang sangat penting. Di dunia ini banyak orang yang ingin menarik perhatian orang lain dengan banyak berbicara dan suara yang keras.

Anda pasti merasa terganggu dengan orang-orang seperti itu, mereka terkadang memotong pembicaraan Anda kemudian berbicara tentang diri mereka seperti” saya tahu, baiklah sekarang saya akan menceritakan pengalaman saya”.

Ketika dua orang dengan tipe seperti itu berinteraksi, mereka tidak benar-benar mengerti satu sama lain karena mereka tidak pernah saling memberikan kesempatan untuk berbicara.

Selain itu tidak banyak orang yang benar-benar tahu bagaimana cara mendengarkan orang lain dengan baik dan ini merupakan salah satu hal mencengangkan secara sosial.

Anda akan terkesan ketika mengetahui bahwa Anda dapat mengerti apa yang orang lain coba katakan jika Anda belajar bagaimana menjadi pendengar yang baik.

Seorang pembicara yang baik tidak hanya mengetahui bagaimana cara berbicara yang baik tapi juga tahu cara menjadi pendengar yang baik.

Teori 30-70 Dalam Komunikasi

Teori 30-70 ini akan membantu Anda berkomunikasi dengan sehat dan melibatkan kedua pihak dalam berinteraksi.

Hal yang coba disampaikan melalui teori ini adalah untuk menciptakan interaksi yang alami dengan melibatkan peran yang sama dari kedua pihak maka Anda harus:

mengungkapkan pikiran dan ide-ide Anda sekitar 30% dari waktu yang tersedia

mengajukan beberapa pertanyaan agar orang lain dapat mengungkapkan pengalaman pribadinya sekitar 20% dari waktu yang tersedia

dengarkan apa yang orang lain coba sampaikan sekitar 50% dari waktu yang tersedia

Pada dasarnya, jika Anda ingin memiliki komunikasi yang sehat dan bukan percakapan monolog atau mungkin sebuah diskusi yang cenderung menyerupai interview, maka sangatlah penting untuk memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengekspresikan pendapat mereka.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Communication Skills

Anda harus membawa mereka berada dalam interaksi tsb, mendengarkan dan tidak memotong pembicaraan mereka, dan Anda juga harus benar-benar ingin tahu tentang mereka atau apa yang mereka coba katakan.

Pikirkan seberapa sering Anda melihat orang berusaha untuk berkomunikasi namun mungkin Anda melihat siapa yang memegang kendali atas pembicaraan tsb dan masing-masing pihak mencoba untuk menyudutkan pihak lain dan ingin terlihat lebih unggul.

Sikap seperti itu mengingatkan kita pada dua tipe yang salah dalam berkomunikasi, dua tipe orang yang memilih cara yang salah untuk menarik perhatian.

Tipe pertama, tipe orang yang selalu berbicara namun tidak mendengarkan apa yang orang lain katakan. Tipe orang seperti ini merupakan tipe yang selalu ingin memegang kendali di setiap tempat dan setiap pembicaraan.

Jika Anda berada dilingkungan orang dengan tipe seperti ini akan lebih baik jika Anda tidak memulai pembicaraan atau topik karena Anda tahu bahwa dia akan memotong pembicaraan Anda ketika anda sedang berbicara dengan mengatakan ” Ya,saya juga pernah berada dalam situasi yang sama, saya akan memberitahu Anda bagaimana ini terjadi pada saya”.

Tipe orang seperti ini biasanya memilki kebutuhan batin dan mereka merasa bahwa dengan berbicara tanpa mendengarkan orang lain dan selalu menjadi yang pertama mereka dapat memegang kendali dalam pembicaraan tsb.

Tipe yang kedua adalah tipe “tahu segala”. Orang dengan tipe ini merupakan orang yang terlalu pintar dalam sebuah permbicaraan karena dia telah mengetahui semua yang harus dikatakan.

Kalimat yang sering dia katakan adalah “saya tahu” dan dia tidak memiliki kesabaran untuk mendengarkan semua pendapat orang lain sebelum dia berpikir bahwa dia unggul.

Dia mungkin membiarkan Anda menyelesaikan pembicaraan Anda namun dia tidak akan mendengarkan dengan baik atau tidak tertarik dengan apa yang Anda sampaikan karena dia merasa lebih tahu.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Public Speaking

Tipe orang seperti ini cenderung menganggap pengetahuan orang lain berada di bawah nya atau menganggap orang lain tidak memiliki pengetahuan yang sama dengan nya.

Oleh sebab itu kebanyakan orang selalu menghindari tipe orang seperti ini. Mereka tidak ingin berada dilingkungan dengan orang tipe ini dan ketika mereka mengetahui bahwa mereka berurusan dengan tipe orang seperti ini maka mereka akan pergi meninggalkan nya.

Cobalah teori 30-70 dan terapkan pada kehidupan Anda maka Anda akan mengalami kemajuan yang lebih baik janganlah menjadi orang dengan tipe yang selalu berbicara dan tidak pernah membiarkan orang lain mengekspresikan pendapat mereka dan jangan pula menjadi orang dengan tipe yang tahu segala dan menganggap remeh pengetahuan orang lain.