Category

Selling Skills

Category

Pelatihan Why People Buy:

Discover the Science of Buying

Bandung, 23 – 24 Juli 2019

Berapa banyakkah yang kita tahu mengapa kita membeli sesuatu? Apa yang sesungguhnya mempengaruhi kita untuk membeli sesuatu di tengah banjir informasi seperti sekarang ini? apakah kita mengetahui alasan Why People Buy?

Apakah iklan yang ‘membetot’ mata kita, slogan yang menarik, jingle yang kita tanpa sadar kita hafal, mampu mempengaruhi kita untuk membeli?

Apakah jangan-jangan keputusan untuk membeli ternyata berada jauh dalam benak bawah sadar kita, yang kita bahkan tidak menyadarinya?

Dalam Pelatihan Why People Buy, akan ditampilkan hasil-hasil penelitian yang paling mutakhir, yang bisa membuka mata kita yang menjadikan kita paham mengapa kita membeli sesuatu.

Pelatihan ini akan memberi jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan seperti:
  • Apakah sex benar-benar bisa membantu menjual suatu produk?
  • Sampai seberapa jauh seseorang dengan pakaian seksi bisa membujuk kita untuk membeli satu produk?
  • Walau pemerintah di berbagai Negara melarang, apakah sampai sekarang masih diterapkan subliminal advertising yang terpampang mulai dari billboard di jalan tol hingga pada rak-rak di supermarket?
  • Dapatkah merk-merk “cool” seperti Ipods bisa memicu mating instincts kita?
  • Dapatkah indera kita – penciuman, sentuhan, dan suara – secara powerful menggerakkan kita ketika kita melihat suatu produk?
  • Dapatkah “ritual” yang ditampilkan ketika orang mengkonsumsi produk mampu kita merogoh uang kita untuk membeli barang yang ditawarkan oleh pengiklan itu?

Dengan pendekatan yang menarik dan menyenangkan, pelatihan ini akan mengajak anda untuk ‘menjenguk’ benak pelanggan.

Anda akan tahu apa yang membuat pikiran pelanggan ‘menyala’ untuk membeli produk, dan apa yang membuat pikiran pelanggan ‘turned off’ yang betapa pun giatnya pemasar memasarkan barang, kita tidak akan tertarik dengan tawaran itu.

Inilah sekelumit dari apa yang akan anda dapatkan ketika menghadiri pelatihan ini;
  • Apakah penempatan suatu produk memang benar-benar bisa menjual? Tidak. Seberapa powerful logo suatu merk? Wangi dan suara lebih kuat pengaruhnya dibanding logo saja
  • Apakah subliminal advertising masih diterapkan? Ya, dan mungkin mempengaruhi anda ketika anda membeli produk dan tanpa anda menyadarinya
  • Apakah perilaku membeli dipengaruhi oleh agama? Ya, dan tren ini makin besar. Apakah ada efeknya ketika pemerintah menyuruh perusahaan mencantumkan larangan pada satu produk? Terka saja jawabannya…
  • Apakah sex memang benar-benar bisa mempengaruhi kita membeli sesuatu? Tidak

Materi Pelatihan:

  • Mengenali trend Neuromarketing Study
  • The secret of Product Placement
  • Mirror Neurons at Work
  • Subliminal Messaging, Alive and Well
  • Ritual, Superstition, and Why We Buy
  • Faith, Religion, and Brands
  • Why did I choose you?
  • The Power of Somatic Markers
  • Selling to Our Senses
  • Neuromarketing and Predicting the Future

Jadwal-jadwal Pelatihan Pelatihan Why People Buy yang akan datang:

  • 22 – 23 Agustus 2019
  • 24 – 25 September 2019
  • 24 – 25 Oktober 2019
  • 26 – 27 November 2019
  • 19 – 20 Desember 2019

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Pelatihan Sales Planning & Management, Marketing Analysis & Decision Making

Bandung, 18 – 19 Juli 2019

Menjual adalah hal yang berat. Ketika kita melihat seorang penjual sedang berubaha membujuk orang untuk membeli barang yang dia jual, penjual itu ‘memasang’ wajah yang ramah, riang, dan antusias. Kita menyangka bahwa ia melakukan tugas itu dengan gembira. oleh sebab itu Sales Planning merupakan hal yang penting dalam penjualan

Benarkah? Jika kita tanya kepada para penjual, mereka siap untuk melakukan apa saja dengan gembira…kecuali menjual

Hal ini diperparah lagi oleh sistem pengimbalan di perusahaan yang tidak mencerminkan reward yang pantas bagi penjual tadi. Ketika penjual itu mampu menjual lebih banyak, ternyata reward-nya tidak sebanding dengan upayanya. Jika terjadi keadaan demikian, maka penjual tadi hanya melakukan tugas ala kadarnya.

Untuk memperoleh kinerja penjualan yang lebih baik, maka dibutuhkan manajemen. Manajemen dimulai dari planning, doing, dan controlling.

Sales planning dilakukan untuk merencanakan seberapa banyak produk harus dijual, tipe produk, kelompok pelanggan, resource yang dibutuhkan, hingga aspek operasional terhadap penyiapan terhadap barang-barang yang dijual.

Agar target-target penjualan bisa dicapai, maka harus ditentukan siapa orang-orang yang harus menjual, kompetensi penjual, motivasi penjual, sistem imbalan, dan yang lebih penting, mereka harus dimotivasi untuk bisa menjual dengan efektif.

Setelah kegiatan penjualan dilaksanakan, maka harus dilakukan evaluasi. Perusahaan akan melakukan analisis mulai dari analisis internal dan eksternal untuk mencari faktor apa saja yang menyebabkan kegagalan atau kesuksesan dari upaya pemasaran dan penjualan.

Untuk melakukan kegiatan seperti di atas, perusahaan sering kali tidak memakai suatu prosedur yang baku sehingga proses tadi hanya dilakukan secara sambil lalu, dan kurang sistematis.

Contoh, untuk melihat efektivitas seorang penjual, kita sering melihat aktivitas orang itu saja. Pada hal yang lebih penting adalah bagaimana kita mengukur hasil aktivitas itu.

Pelatihan ini juga menekankan pada berpikir kreatif yang harus dimiliki oleh seorang penjual

Namun berpikir kreatif seringkali amat sulit dilakukan oleh banyak orang. Sebenarnya, kreativitas ada di dalam diri kita semua. Masalahnya, kita sering tidak tahu bagaimana kita bisa ‘menguras’ gagasan luar biasa dari otak kita dan dari pikiran rekan-rekan kita…

Gagasan apa pun hebatnya, tidak akan banyak gunanya jika tidak diterapkan. Ya, gagasan-gagasan hebat tadi harus diterapkan. Namun untuk bisa sampai kepada penerapan, dan sukses di lapangan, dibutuhkan begitu banyak keputusan yang harus diambil.

Keputusan ini bisa meliputi penentuan sumber daya, pemilihan media, pemilihan orang, pemilihan vendor, mengatasi perbedaan pendapat di antara kita dan masih banyak hal lagi yang membutuhkan keputusan yang efektif.

Pelatihan ini menjembatani kedua hal itu, yaitu bagaimana agar peserta bisa kreatif dan juga bisa mengambil keputusan secara efektif.

Pelatihan ini menjawab pertanyaan mendasar tentang bagaimana asal gagasan, dan mengapa ada orang-orang yang memperoleh begitu banyak gagasan, sementara lainnya amat sulit untuk bisa kreatif.

Pelatihan ini juga membekali dengan teknik-teknik rahasia untuk ‘memanen’ gagasan dengan efektif.

Pelatihan ini akan membuat anda mampu menerapkan lima langkah prosedur untuk memecahkan masalah dan memperoleh gagasan cemerlang yang timbul dari masalah itu.

Ini adalah prosedur yang bisa membongkar ‘misteri’ bagaimana gagasan bisa mengalir lancar.

Ringkasnya, anda akan lebih kreatif baik dalam kehidupan sehari-hari atau di tempat kerja.

Mengapa banyak orang merasa kesulitan ketika mereka harus mengambil keputusan, bahkan untuk keputusan yang sepele. Sementara lainnya, mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat setiap saat.

Faktor apa sajakah yang mempengaruhi proses pengambilan keputusan yang baik?

Pelatihan ini akan mengajak anda untuk menelusuri, menganalisis dan meniru taktik dan strategi yang dilaksanakan oleh para chief executive, para milyader, dan para manajer sales yang sukses dalam pengambilan keputusan.

OUTPUT PELATIHAN

Setelah mempelajari dan menerapkan apa yang diajarkan dalam pelatihan ini, peserta akan:

  • Mampu melakukan sales planning secara efektif. Planning yang diajarkan adalah planning yang mudah diterapkan namun efektif sebagai sarana mengarahkan tindakan untuk mencapai hasil-hasil
  • Mampu memahami konsep manajemen penjualan secara utuh, termasuk bagaimana memotivasi dan memimpin tenaga penjual
  • Mampu melakukan analisis internal dan eksternal yang bermanfaat untuk mengevaluasi efektif tidaknya upaya-upaya pemasaran
  • Membangkitkan lagi jiwa-jiwa kreatif yang selama ini mungkin kurang anda perhatikan. Anda akan menemukan betapa mudahnya memperoleh gagasan, dan bisa jadi anda akan terheran-heran melihat betapa kreatifnya anda…
  • Mampu mengkondisikan pikiran kita agar kita menjadi ‘gudang gagasan’
  • Mampu menyoroti berbagai faktor yang memang sungguh-sungguh mempengaruhi proses pengambilan keputusan
  • Mampu menemukan kembali kekuatan intuisi yang sebenarnya merupakan keahlian yang bisa dipelajari
  • Mampu menghindari prasangka anda yang kadang bisa mengaburkan daya nalar anda dalam pengambilan keputusan
  • Mampu mengenali tipe keputusan dan menerapkannya dalam praktek sehingga anda bisa menjadi pengambil keputusan terbaik
  • Mampu mengetahui pertanyaan yang harus anda ajukan pada diri sendiri pada saat anda memulai proses pengambilan keputusan

Materi Pelatihan:

  • Mempelajari tahap-tahap sales planning, termasuk keterkaitan dengan bagian yang lain
  • Mempelajari siklus sales management
  • Mempelajari perbedaan antara lead generation versus prospecting
  • Lima langkah proven untuk memperbaiki sales
  • Mempelajari cara-cara agar para penjual bisa berkonsentrasi pada selling, dan bukannya hanya pada administrasi selling
  • Mempelajari apa yang memotivasi seorang penjual, dan bagaimana supaya para penjual bisa terus termotivasi
  • Mendeteksi ketakutan-ketakutan seorang penjual dalam menjual
  • Mempelajari strategi yang bisa dilakukan ketika pembeli menolak untuk membeli
  • Mempelajari analisis marketing, termasuk melakukan analisis internal dan eksternal
  • Cara-cara praktis melakukan analisis marketing
  • Mempelajari sepuluh cara mengkondisikan pikiran anda agar kreatif
  • Mempelajari Metoda Mega Creativity – ini adalah metoda yang bisa menghasilkan gagasan luar biasa banyak. Metoda ini pertama kali dikenalkan oleh seorang doktor jenius dari Rusia yang membelot ke Amerika Serikat. Metodanya praktis dan powerful
  • Mempelajari bagaimana mengenali sifat-sifat pengambil keputusan yang percaya diri
  • Bagaimana mengkategorikan keputusan agar anda mampu memilah masalah mana yang amat penting untuk diambil keputusan segera
  • Membuat cetak biru keputusan
  • Mengambil keputusan secara intuitif
  • Mengembangkan cara berpikir cepat
  • Memperluas pilihan anda
  • Mengenali kendala-kendala proses pengambilan keputusan yang meyakinkan

Jadwal-jadwal Pelatihan Sales Planning & Management, Marketing Analysis & Decision Making yang akan datang:

  • 22 – 23 Agustus 2019
  • 19 – 20 September 2019
  • 22 – 23 Oktober 2019
  • 21 – 22 November 2019
  • 17 – 18 Desember 2019

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Pelatihan Handling Sales Objections Effectively

Pelatihan Penjualan yang mengajarkan bagaimana bisa menangani penolakan secara efektif

Bandung, 8 – 9 Agustus 2019

Satu hal yang paling membuat frustrasi bagi seorang penjual adalah penolakan. Penolakan ini jika tidak ditangani dengan efektif akan membuat seorang penjual menjadi lemah semangat, murung, dan bahkan dampaknya bisa membuat penjual itu jadi membenci pekerjaan menjual tersebut. Pelatihan Handling Sales Objection ini mengajarkan bagaimana menangani penolakan secara efektif

Penolakan adalah hasil akhir dari sebuah upaya penjualan. Sebenarnya penolakan bisa dicegah atau diminimalisir jika penjual tahu benar apa yang ada di benak calon pembeli ketika akan membeli suatu produk.

Selain itu seringkali penjual tidak menyadari bahwa kepribadian penjual itu ternyata tidak cocok dengan kepribadian calon pembeli. Seringkali kepribadian penjual membuat calon pembeli ‘tanpa sadar’ menghindar dari penjual tersebut. Ini menyangkut dengan apakah penjual memahami kecerdasan emosi.

Dari riset diketahui bahwa pembeli akan membeli dari penjual yang menyebabkan beban emosional terkecil. Jika penjual bisa menyesuaikan gaya kepribadiannya dengan gaya kepribadian pembeli, potensi penolakan penjualan akan jauh lebih kecil.

Jika ternyata dua hal itu sudah dilakukan dan tetap saja pembeli menolak, maka perlu dilakukan cara mengatasi penolakan berdasar strategi-strategi proven yang telah dilakukan oleh penjual top di dunia.

Pelatihan penjualan dua hari ini akan membahas apa saja yang membuat pembeli membeli satu produk. Dengan pendekatan melalui neuroscience peserta akan belajar hal-hal apa saja ada di benak pikiran pembeli ketika dia membeli satu barang.

Contoh, bagaimana bisa menjual barang kepada kelompok orang tua? Ternyata dari scan melalui fMRI diketahui bahwa orang tua akan membeli jika mereka memperoleh manfaat global dari produk itu.

Mereka tidak suka kepada detil produk. Jika kita menjual produk internet, maka yang perlu ditekankan adalah manfaat global. Misalnya pembeli tersebut bisa melihat foto-foto di facebook dengan cepat. Atau jika dia ingin men-download music kesukaannya, dia bisa melakukannya dengan cepat. Dia tidak tertarik kepada teknologi misalnya EVDO, 3G, atau CDMA.

Bagaimana cara menjual kepada perempuan yang sudah punya anak? Pastikan produk kita mengurangi kerepotannya dalam mengurus anak-anak dan juga karirnya. Dan jangan lupa, ibu-ibu butuh kelompok pendukung sesama ibu-ibu (bisa facebook, bisa newsgroup, atau arisan). Pastikan menyebut manfaat tersebut ketika kita menjual pada kelompok tersebut.

Selain itu peserta akan belajar mengenal kepribadian mereka dan juga kepribadian calon pembeli. Contoh jika kepribadian penjual adalah penganalisir (analyser) dan akan menjual kepada pembeli yang berkepribadian kebersamaan (togetherness), dan penjual tidak menyesuaikan gaya kepribadiannya, maka penjualan tidak akan sukses.

Pelatihan penjualan ini akan membekali dengan cara praktis mengenal pribadi penjual dan pribadi pembeli. Ketika penjual bisa menyesuaikan kepribadiannya, potensi penolakan akan kecil.

Namun jika pembeli tetap menolak, pelatihan ini akan membekali peserta dengan begitu banyak strategi, taktik, dan tips yang teruji yang bisa mengatasi penolakan.

Tidak itu saja, peserta akan belajar teknik yang membuat diri mereka tetap tegar walaupun mengalami banyak penolakan. Ini adalah kunci untuk berhasilnya sebuah penjualan yang sukses.

Manfaat Pelatihan Handling Sales Objection

Setelah mempelajari dan menerapkan apa yang diajarkan dalam pelatihan ini, peserta akan:

  • Mengenali dengan persis apa yang ada di benak kelompok pembeli, termasuk kelompok perempuan yang belum menikah, perempuan yang sudah menikah, dan orang tua ketika mereka akan membeli produk
  • Mengetahui kepribadian diri sendiri dan mengetahui gambaran garis besar kepribadian calon pembeli
  • Mengenali open question yang jika diterapkan akan mempertinggi potensi pembelian
  • Mengenali dan mempraktekkan berbagai strategi mengatasi penolakan dengan belajar dari penjual ulung di dunia
  • Bisa bangkit kembali dan terus berjuang untuk terus menjual walau sering mengalami penolakan

Materi Pelatihan Handling Sales Objection

Hari Pertama:

Introducing the Buying Brain:

  • Mempelajari bagaimana Neuroscience mulai digunakan oleh marketer top untuk mengetahui proses apa yang sesungguhnya terjadi ketika seseorang membeli suatu barang atau jasa

The Boomer Brain Is Buying:

  • Peserta akan memahami bagaimana umur mempengaruhi otak pembeli
  • Strategi apa yang tepat digunakan ketika target market umurnya 60 tahun ke atas
  • Bagaimana cara menyusun pesan yang tepat bagai orang-orang yang umurnya 60 tahun keatas

The Female Brain Is Buying:

  • Mengapa jenis kelamin berbeda ketika mereka memutuskan untuk membeli barang atau jasa
  • Bagaimana bisa secara efektif mengarahkan pesan marketing kita kepada otak perempuan
  • Peserta akan memahami elemen-elemen dari pesan marketing yang disukai oleh otak perempuan

Neuromarketing and Baby Care Products:

  • Peserta akan memahami perbedaan otak pelanggan perempuan dan ibu-ibu
  • Mengapa peran keibuan mempertinggi fungsi otak tertentu
  • Bagaimana menyusun pesan pemasaran yang cocok bagi para ibu

The Empathic Brain Is Buying:

  • Peserta akan mempelajari riset terobosan terakhir yang menunjukkan bagaimana otak kita bereaksi atau “mirror” ketika kita melihat orang lain melakukan hal-hal tertentu
  • Peserta akan belajar memanfaatkan the Mirror Neuron System untuk mengundang calon consumers untuk mengalami produk, jasa, merek, dan lingkungan yang peserta tawarkan
  • Pengenalan konsep kecerdasan emosi, termasuk berbagai riset terkini di bidang kecerdasan itu
  • Mempelajari profil pribadi berdasar konsep awareness, restraint, resilience, empathy, dan building rapport
  • Bagaimana memindahkan konsep diri yang cenderung kepada ‘aku’ dan kemudian beralih ke ‘kita’ secara efektif
  • Bagaimana mengatasi spiral emosi negatif yang sering menghambat dalam proses penjualan secara efektif

Hari Kedua

  • Menerapkan budaya NO (penolakan) pada awal-awal proses seorang penjual – NO – artinya NO for Now
  • Case study penerapan NO oleh Learfield Sports yang akhirnya sukses besar dalam menjual
  • Open Question Selling
  • Handling objections based on Open Question Selling
  • Strategi ketika calon pembeli menggunakan kata MAYBE…
  • Strategi penolakan – Teknik PURR
  • Strategi mengatasi penolakan – Metoda Triple “F”
  • Mengambil Resiko Penolakan – sindroma penjualan pasca traumatis – menganalisis “Tidak” – Permainan angka
  • Menjual berdasar Rasa Keberatan
  • Mengatasi rasa keberatan konsisten
  • Mengetahui perbedaan antara rasa keberatan atau pertanyaan
  • Strategi menyingkirkan hambatan keberatan satu demi satu

Jadwal-jadwal Pelatihan Handling Sales Objections Effectively yang akan datang:

  • 5 – 6 September 2019
  • 8 – 9 Oktober 2019
  • 7 – 8 November 2019
  • 5 – 6 Desember 2019

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Pelatihan Effective Sales Presentation Skill

Bandung, 16 – 17 Juli 2019

Menurut penelitian, customer membeli barang atau jasa dari para penjual yang disukai oleh pembeli. Namun kenyataannya, seringkali seorang penjual malah kepribadiannya membosankan. Pelatihan Effective Sales Presentation Skill ini mengungkap bagaimana penjual bisa mendeteksi dengan persis apakah calon pembeli tertarik atau tidak dengan tawarannya

Ketika penjual ini mempresentasikan produk atau jasanya, calon pembeli malah merasakan adanya skeptis, putus asa, kurangnya semangat dari para penjual.

Mengapa mereka bisa mengetahui hal itu? Bahasa tubuh penjual itu yang bicara lantang. Walau pun power point-nya canggih, penuh multimedia, namun hal itu tidak bisa menggantikan kepribadian dari sang penjual.

Karena presentasi penjual cenderung membosankan, mendengarkan presentasi dari penjual adalah aktivitas yang berat, membosankan, dan para pendengar ingin segera kabur dari ruang presentasi itu.

Ini memang kenyataan yang harus dihadapi oleh penjual. Mereka cenderung memakai file power point yang sama kepada seluruh calon pembeli.

Mereka sebenarnya bosan untuk mengulang dan mengulang menjelaskan power point itu. Akibatnya, ketika mereka tampil di hadapan calon customer, mereka tidak merasakan adanya energi, gairah dan semangat untuk menampilkan presentasi terbaiknya.

Pelatihan Effective Sales Presentation ini dirancang untuk mengatasi kelemahan tadi. Peserta akan belajar body language (bahasa tubuh) yang demikian efektif sehingga calon pembeli ketika bertemu dengan penjual, sudah cenderung senang kepada si penjual.

Dan yang penting, penjual akan tahu kapan saatnya calon pembeli akan mengambil keputusan.

Tanpa mengetahui hal itu, si penjual akan menjual, memamerkan gagasan, yang sebenarnya pembeli sudah memutuskan untuk membeli barang atau jasa itu. Kalau itu dilakukan terus, calon pembeli bisa bosan dan akhirnya memutuskan untuk tidak beli…

Pelatihan ini juga akan mengajarkan sales process, persiapan penjualan, membangun rapport, dan membahas apa saja yang harus dikerjakan dan tidak dikerjakan dalam presentasi penjualan.

Pelatihan ini juga dilengkapi dengan banyak studi kasus yang menggambarkan bagaimana strategi yang diajarkan dalam pelatihan ini diterapkan dalam situasi bisnis yang riil.

Peserta akan belajar banyak terhadap studi kasus ini dan menerapkan pelajaran itu dalam kegiatan penjualan mereka.

Manfaat Pelatihan

Ketika anda mempelajari dan menerapkan metoda yang diajarkan pada pelatihan ini,

  • Anda akan mampu menerapkan body language yang tepat yang membuat anda bisa tampil menyakinkan, tidak membosankan, dan calon pembeli cenderung senang kepada anda…
  • Anda akan mampu mendeteksi apakah topik yang anda bicarakan menarik bagi calon pembeli atau tidak. Ketika calon pembeli sudah tidak tertarik…(mudah dideteksi dengan mengamati body language-nya), maka anda sebaiknya berhenti presentasi…Mungkin anda bisa mencari hari lain jika suasana hati calon pembeli lebih baik.
  • Anda akan belajar pola kalimat yang bisa mengatasi ketidaksetujuan calon pembeli tanpa disadari oleh calon pembeli, dan mereka merasa bahwa gagasan anda itu adalah gagasannya juga…
  • Anda akan mampu menyusun power point yang efektif. Bayangkan bagaimana rasanya ketika anda harus mendengarkan presentasi dari penjual yang jumlah filenya lebih dari 90 file…Terbayang susahnya bukan?
  • Anda akan mampu untuk bicara di muka umum secara lebih meyakinkan. Anda akan praktek untuk bicara dan saat itu anda akan memperoleh feedback yang langsung bisa mengubah presentasi anda menjadi lebih baik.
  • Anda akan mampu menghindari kesalahan umum ketika harus presentasi di hadapan calon customer.
  • Anda akan bisa melalukan closing dan follow up yang efektif.

Materi Pelatihan

  • Mempelajari prinsip komunikasi yang efektif.
  • Mempelajari prinsip-prinsip bahasa tubuh (body language) yang khusus digunakan dalam presentasi penjualan.
  • Mempelajari tujuan dari presentasi penjualan. Penjualan adalah proses, tanpa memahami proses setahap demi setahap, penjual yang kurang efektif hanya berkonsentrasi pada closing saja…
  • Mengenali ‘musuh’ yang dihadapi oleh penjual yang efektif. Salah satunya adalah …waktu. Anda akan belajar ratio yang memungkinkan anda akan sukses sebagai penjual.
  • Mempelajari cara yang efektif untuk mempersiapkan pertemuan pertama dengan calon customer.
  • Mempelajari aturan-aturan praktis tentang bagaimana mengajukan pertanyaan yang efektif kepada calon customer.
  • Mempelajari cara bertanya, mendengarkan yang efektif, serta melakukan verifikasi terhadap jawaban customer.
  • Mempelajari langkah-langkah sebelum melakukan presentasi di hadapan calon pembeli.
  • Mempelajari aspek-aspek yang harus ada dalam sebuah presentasi power point.
  • Mempelajari pola kalimat yang bisa mengatasi keberatan dari calon pembeli.
  • Mempelajari follow up dan closing yang efektif.
  • Mempelajari studi kasus presentasi penjualan yang efektif dan yang tidak efektif.
  • Mempelajari rapport (hubungan yang akrab dengan calon pelanggan).
  • Mempelajari teknik cepat agar bisa bicara di muka umum dengan efektif.
  • Mempelajari kesalahan umum yang biasa terjadi ketika seseorang harus bicara di depan umum.
  • Praktek bicara di depan umum…di mana peserta akan memperoleh feedback yang membangun..

Jadwal-jadwal Pelatihan Effective Sales Presentations Skills yang akan datang:

  • 15 – 16 Agustus 2019
  • 17 – 18 September 2019
  • 17 – 18 Oktober 2019
  • 19 – 20 November 2019
  • 12 – 13 Desember 2019

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Pelatihan Selling with Emotional Intelligence (Menjual dengan Memanfaatkan Kecerdasan Emosi)

Bandung, 9 – 10 Juli 2019

selling emotional intelligenceAnda ingin memperbaiki kinerja penjualan anda? Manfaatkan Emotional Intelligence

Mengapa? Karena penjualan adalah hubungan antara pembeli dan penjual. Kata kuncinya adalah pada kecerdasan emosi yang mutlak harus anda miliki jika anda ingin meningkatkan penjualan secara dramatis…

Pernahkah anda menjumpai seorang yang benar-benar cerdas tapi senyatanya dia bodoh? Pernah bukan?

Mari kita tanyakan pada mereka, apa kekurangan mereka? Kekurangan mereka adalah pada ketidakmampuan mereka memahami, bergaul, dan mengelola emosi mereka.

Mengapa kecerdasan emosi penting? Karena 85% potensi sukses seseorang lebih disebabkan oleh kecerdasan emosi ini.

Apa kaitannya dengan penjualan? Adalah fakta bahwa orang ingin membeli barang dari orang yang menimbulkan kelelahan emosi yang terkecil.

Perbedaan hasil antara penjual yang kecerdasan emosinya tinggi dengan yang rendah sangatlah mencolok.

Ini sangat mudah dipahami karena seorang penjual yang tidak cerdas emosinya akan menggendong gangguan emosional itu dalam interaksi dengan pembeli.

Ketika membeli dari penjual yang tenang, menentramkan, menimbulkan simpati, dan timbul rasa suka, pembeli itu akan cenderung membeli dari penjual ini. Ada penjual yang sudah memiliki kecerdasan emosi tanpa menyadarinya.

Namun banyak penjual yang bahkan tidak mengenal kecerdasan emosinya, apalagi menerapkannya. Akibatnya, kinerja penjualan mereka kurang menggembirakan.

Adalah fakta pula yang sering hinggap di benak pembeli, mereka merasa dimanipulasi atau ditipu, atau merasa terganggu oleh penjual yang memaksa-maksa pembeli untuk membeli barang. Kejadian ini menimbulkan ‘antipati’ terhadap penjual sembarangan ini…

Pembeli kadang hanya tutup mulut saja walau pun penjual sudah ‘berbusa-busa’ menceritakan kebaikan, keunggulan, dan kehebatan produk mereka. Pembeli tidak bergeming. Penjualan gagal…

Ketika orang membeli ada tiga tingkat penilaian:

  1. Keinginan emosional (“Kapan saya menginginkannya”)
  2. Kecerdasan (“Bila mereka mengetahui apa yang mereka bicarakan”)
  3. Pendekatan emosional (“Bila mereka tidak memaksa”)

Jadinya seorang pembeli memerlukan kecerdasan di tiga tempat, “Apakah anda mengenal saya?“, “Apakah anda mengenal barang yang anda jual?“, dan “Apakah anda tahu cara mendekati saya?

Pelatihan Selling with Emotional Intelligence ini akan mengajarkan bagaimana cara mendekati pelanggan pada pertanyaan satu dan tiga.

Inilah dua titik kritis emosional yang dihadapi pembeli ketika mereka akan membeli barang. Begitu anda mahir pada aspek itu, potensi penjualan anda akan meningkat pesat…

Output Pelatihan:

  • Memahami mengapa kecerdasan emosi demikian penting terhadap kesuksesan dalam penjualan
  • Mampu mengenal gaya kepribadian individual kita sehingga gaya kita itu tidak akan berlawanan dengan gaya kepribadian calon pembeli
  • Memahami DNA kepribadian kita maupun orang lain. Begitu kita memahami hal ini kita akan bisa memperkirakan kekuatan dan kelemahan masing-masing DNA itu sehingga kita bisa mempersiapkan strategi yang tepat untuk menjual sesuai dengan kepribadian mereka. Tanpa itu, potensi penjualan akan kurang menggembirakan
  • Mampu mengekang dan mengendalikan emosi negatif yang sering merusak kesuksesan dalam proses penjualan
  • Memahami fisiologi rasa marah yang sering dibarengi oleh tanggapan tidak rasional yang mengganggu kesuksesan penjualan
  • Mampu mengenali dan mencegah virus emosi negatif agar emosi negatif itu tidak tercetus yang kadang sangat mengganggu anda ketika sedang menjual kepada calon pembeli anda
  • Mampu mengelola stress yang menyertai penjualan. Peserta akan mampu mengenali situasi yang secara kronis akan memicu stres, dengan demikian mereka akan menyiapkan berbagai taktik agar stres tidaklah begitu ‘mencekik’ mereka

Materi Pelatihan

Begitu anda mengikuti pelatihan Penjualan Berdasar Kecerdasan Emosi ini, anda akan mempelajari cara-cara:

  • Pengenalan konsep kecerdasan emosi, termasuk berbagai riset terkini di bidang kecerdasan itu
  • Mempelajari profil pribadi berdasar konsep awareness, restraint, resilience, empathy, dan building rapport
  • Bagaimana memindahkan konsep diri yang cenderung kepada ‘aku’ dan kemudian beralih ke ‘kita’ secara efektif
  • Bagaimana memahami DNA kepribadian anda
  • Bagaimana memahami rumus fisika E = MC2 dan menerapkan konsep itu ke dalam penjualan
  • Bagaimana mengenali sirkuit emosional otak agar kita bisa mengendalikan emosi negatif
  • Bagaimana mengatasi spiral emosi negatif yang sering menghambat dalam proses penjualan secara efektif
  • Bagaimana mengenali sumber optimisme dan sumber keputusasaan. Begitu mengenali sumber-sumber itu, kita akan mampu untuk tetap optimis secara sehat dan juga tidak mudah berputus asa.
  • Bagaimana mengatasi penolakan secara cerdas dengan memanfaatkan kecerdasan emosi
  • Bagaimana mengatasi stres yang diakibatkan oleh penjualan secara efektif

Jadwal-jadwal Pelatihan Selling with Emotional Intelligence yang akan datang

  • 8 – 9 Agustus 2019
  • 10 – 11 September 2019
  • 10 – 11 OKtober 2019
  • 12 – 13 November 2019
  • 5 – 6 Desember 2019

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind: Rahasia Menjual kepada Pikiran Bawah Sadar

Bandung, 30 – 31 Juli 2019

Sebanyak 95% keputusan yang kita ambil, dibuat dalam pikiran bawah sadar kita –  subconscious mind.

Melihat fakta ini, perusahaan-perusahaan terbesar dan canggih menerapkan berbagai kemajuan mutakhir di bidang neuroscience untuk membangun brands, menciptakan produk, desain kemasan, marketing campaigns, store environments, dan lebih banyak lagi.

Kesemuanya itu dirancang untuk secara kuat menarik dan mempengaruhi pikiran kita.

Dalam pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind ini, dibahas bagaimana penelitian di bidang neuroscience memiliki dampak terhadap bagaimana kita membuat, membeli, menjual dan menikmati segalanya.

Pelatihan Selling to The Subsconscious Mind ini juga menggali lebih dalam tentang bagaimana menerapkan ilmu pengetahuan baru ini untuk mempertinggi taraf kehidupan pelanggan.

Pelatihan Selling to The Subsconscious Mind ini memberi anda kunci untuk:

  • Mendesain produk konsep, desain, prototype, dan formulasi produk yang sifatnya brain-friendly
  • Bagaimana mendesain harga, kemasan, periklanan, dan in-store marketing yang efektif
  • Bagaimana membangun stronger brands yang bisa menarik pelanggan-pelanggan yang loyal

Otak anda, dan otak pelanggan anda umurnya sudah 100.000 tahun. Keahlian dan fungsi dasarnya masih sama ketika otak itu berkembang untuk bertahan hidup beberapa millennium yang lalu.

Ketika otak kita yang ‘modern’ ini menghadapi tantangan hidup abad 21, ia masih berfungsi seperti otak kita ribuan tahun lalu.

Ketika otak kita melakukan ‘navigasi’ terhadap hidup sehari-hari, otak kita ini seperti puncak gunung es. Sebagian besar keputusan terjadi di bawah permukaan air.

Pikiran sadar kita hanya berkontribusi sekitar 5% terhadap keputusan yang kita ambil dalam hidup. Pikiran bawah sadar yang membuat 95% keputusan bagi kita.

Ketika berevolusi, mengumpulkan makanan dan bahan bakar adalah tujuan utama kita.

Inilah mengapa, pada dasarnya, ketika kita berbelanja, adalah aktivitas primitis kita. Inilah contoh-contoh apa yang terjadi pada otak kita ketika kita berbelanja.

  • Otak anda takut terhadap beberapa toko tertentu.

Pikiran sadar tidak tahu hal itu, tapi pikiran bawah sadar menganggap bahwa sudut-sudut yang tajam dari toko itu dianggap sebagai ancaman.

Setiap kali anda mendorong kereta belanja anda, pikiran bawah sadar akan memonitor terus jangan-jangan ujung yang tajam membahayakan anda.

Retailer yang smart menyadari hal itu dan membuat ujung-ujung toko menjadi lebih lengkung dan yang berujung runcing sudah diperhalus akan lebih bisa menarik otak untuk berbelanja.

  • Terlalu banyak terhadap satu hal membuat otak anda ‘buta’.

Repetition blindness” langsung beraksi ketika kita melihat begitu banyak barang dari obyek yang sama.

Pikirkan ketika anda melihat kesamaan kotak pasta gigi. Sama ukurannya, warna, dan gambar grafiknya. Ketika menghadapi yang serba sama ini, otak kita akan mencari perbedaan.

Jika kita tidak bisa menemukan variasi, kita akan menganggap semuanya sama, tidak peduli merk atau kemasan dari produk yang berbeda-beda.

Ini pula yang mengakibatkan kita tidak bisa melihat pohon-pohonnya ketika kita melihat hutan.

Di tengah ‘lautan’ yang sama, produsen yang smart akan mengemas produk mereka sedemikian rupa sehingga ia begitu ‘mencolok atau menonjol’ dari rak-rak di supermarket.

  • Lelaki dan perempuan ternyata di ‘hard-wired’ yang berbeda ketika mereka berbelanja. Laki-laki berbelanja untuk mencari target. Perempuan berbelanja untuk mencari ‘landmarks.’ Perempuan mengeksploari teritori, sedangkan laki-laki membuat peta.
  • Asal adalah penting. Otak suka melihat sumber dari produk yang ada di dalam kemasan. Otak kita menghargai gambar sapi yang ada pada produk susu, dan gambar anggur pada botol-botol anggur.

Itu adalah sebagian kecil dari fenomena pikiran bawah sadar yang dibahas dalam pelatihan ini.

Materi Pelatihan:

  • Introducing the Buying Brain
  • $1 Trillion to Persuade the Brain
  • Neuromarketing Technology
  • Your Customer’s Brain Is 100,000 Years Old
  • The Primal Brain in the Modern World
  • The Five Senses and the Buying Brain
  • The Boomer Brain Is Buying
  • The Female Brain Is Buying
  • Learning about the Female Brain
  • Neuromarketing and Baby Care Products
  • Spending Power of Moms
  • The Empathic Brain Is Buying
  • Neuromarketing Measures and Metrics
  • The Consumer Journey Framework
  • The Buying Brain and Brands
  • The Buying Brain and Products
  • The Buying Brain and Packaging
  • The Buying Brain in the Aisle
  • The Buying Brain and Advertising

Jadwal-jadwal Pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind yang akan datang:

  • 29 – 30 Agustus 2019
  • 26 – 27 September 2019
  • 30 – 31 Oktober 2019
  • 28 – 29 November 2019
  • 19 – 20 Desember 2019

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining