Pelatihan Project Management Bandung – Training Manajemen Proyek

Tempat : Hotel Noor Jalan Madura No. 6 Bandung 40115

Waktu : 09.00 – 16.00 WIB

Biaya : Rp. 3.800.000,-

Trainer : Dr. Dwi Suryanto, MM., Ph.D

 

Berikut ini Jadwal Pelatihan Project Management di Bandung:

  • 12 – 13 Januari 2021
  • 9 – 10 Februari 2021
  • 9 – 10 Maret 2021
  • 8 – 9 April 2021
  • 18 – 19 Mei 2021
  • 10 – 11 Juni 2021
  • 8 – 9 Juli 2021
  • 12 – 13 Agustus 2021
  • 9 – 10 September 2021
  • 12 – 13 Oktober 2021
  • 9 – 10 November 2021
  • 9 – 10 Desember 2021

Kemampuan untuk mengelola proyek adalah keterampilan bisnis inti yang dapat membantu Anda sukses dalam kehidupan profesional dan pribadi Anda.

Pelatihan intensif dalam Manajemen Proyek ini bertujuan untuk membantu Peserta memahami bagaimana mereka dapat memaksimalkan keterampilan mereka dalam mengelola proyek dalam semua ukuran.

Apakah project itu berupa menerapkan strategi baru di tempat kerja atau mengoordinasikan acara eksternal besar seperti Pameran Dagang, pelatihan project management 2 hari dirancang untuk memberikan keterampilan yang diperlukan untuk melakukannya secara efektif dan dengan kontrol penuh.

picture of Pelatihan Project Management

Untuk tujuan seperti itu, program ini mencakup teknik utama manajemen proyek, termasuk Analisis Jalur Kritis, serta masalah inti berikut:

  • Inisiasi
  • Siklus Hidup Proyek
  • Perencanaan & Implementasi
  • Analisis resiko
  • Pemantauan & Tinjauan

Peserta akan diberikan kesempatan untuk berlatih menerapkan konsep-konsep yang diajarkan dengan bekerja pada proyek saat ini atau masa depan selama pelatihan berlangsung.

Dengan konsep seperti ini akan memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan praktis mereka sebagai manajer proyek, memastikan mereka selesai pelatihan dengan kemampuan untuk mengelola proyek hingga ke penyelesaian proyek yang sukses di lingkungan kerja mereka.

 

9 Praktik Terbaik untuk Manajemen Proyek yang Efektif

Ketika teknologi tumbuh dan berubah, proyek menjadi lebih besar dan lebih kompleks.

Menurut survei global yang dilakukan oleh Project Management Institute , 41 persen proyek yang diselesaikan pada 2017 adalah proyek dengan kompleksitas tinggi.

Sangat mudah untuk melihat alasannya. Banyak tim proyek modern telah berkembang untuk memasukkan anggota terpencil dan internasional, dan pemimpin inovatif memahami bahwa siklus proyek yang lebih pendek adalah kunci untuk tetap relevan.

Sebagai hasilnya, setiap tim dapat mengambil manfaat dari manajemen proyek yang lebih efektif .

Berikut ini ikhtisar cepat dan tingkat tinggi tentang apa yang dapat dilakukan oleh masing-masing praktik terbaik ini untuk Anda.

  1. Tentukan Siklus Hidup Proyek dan Kriteria Penyelesaian

Untuk mengetahui apakah Anda berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan suatu proyek tepat waktu, Anda perlu mengetahui tiga hal — siklus hidup proyek Anda, key milestones, dan kriteria penyelesaian.

Keempat hal ini akan memandu tim Anda tidak hanya ketika Anda merencanakan, tetapi juga ketika Anda sedang mengerjakan proyek, membuat perubahan, dan memberikan produk akhir Anda.

Anda dapat menekankan hal ini ketika menulis ruang lingkup dan jadwal proyek Anda dan membangun struktur rincian pekerjaan Anda, dan hal itu akan menyederhanakan pengambilan keputusan dan membimbing Anda menuju kesuksesan.

 

  1. Garis Besar Lingkup dan Persyaratan Proyek

Berbicara tentang kesuksesan, salah satu kunci untuk menjaga kriteria kesuksesan Anda tetap jelas adalah ruang lingkup proyek yang terdefinisi dengan baik.

Sebelum tim Anda mulai bekerja, Anda harus tahu persis apa yang diharapkan Anda selesaikan dan apa yang akan dan tidak akan dimasukkan proyek. Lingkup proyek mendefinisikan hal ini untuk semua orang dan membuatnya mudah untuk memutuskan apakah sesuatu itu bagian dari proyek atau bukan.

Sangat mudah bagi sebuah proyek untuk tumbuh dan merangkak seiring waktu yang telah dilaluinya. Hal ini akan memperlambat kemajuan dan dapat membuat tim Anda keluar jalur.

Luangkan waktu Anda untuk mengembangkan persyaratan dan ruang lingkup proyek sebelum Anda mulai bekerja untuk menjaga tim Anda di jalur yang benar.

 

  1. Letakkan Sistem dan Struktur Tim pada Tempat yang Tepat.

Setiap orang dalam tim membutuhkan organisasi yang jelas dan peran yang ditetapkan bagi mereka agar menjadi sukses.

Setiap anggota tim ada di sana karena suatu alasan, dan anggota tim harus memahami apa tanggung jawab pekerjaan mereka dan peran apa yang mereka mainkan dalam tim.

Bersamaan dengan itu, mendefinisikan sistem untuk tugas-tugas rutin, seperti persetujuan dan pengujian, memanfaatkan kekuatan otomatisasi dan mengurangi hambatan jalan akan membuat tim lebih sukses dalam mengelola proyek.

Ketika setiap anggota tim memahami sistem di tempat kerja dan peran mereka dalam sistem itu, mereka dapat bekerja lebih mandiri dan memanfaatkan keterampilan unik mereka.

 

  1. Menerapkan Proses Jaminan Kualitas.

Jaminan kualitas harus terjadi lebih awal dan sering dinyatakan. Hal itu membuat Anda tidak menyerahkan pekerjaan yang tidak memenuhi guidelines dan membantu Anda menghindari masalah kecil menjadi krisis.

Apa yang dilihat oleh anggota tim Anda sebagai pekerjaan yang berkualitas mungkin bukan apa yang Anda dan pemangku kepentingan Anda lihat sebagai pekerjaan yang berkualitas, dan penting bagi tim untuk merekonsiliasi hal itu.

Anda tidak perlu mengatur secara mikro tim Anda, tetapi Anda harus melakukan pemeriksaan kualitas pada semua pekerjaan yang dilakukan pada proyek sehingga Anda dapat memperbaiki jika ada masalah muncul. Lebih mudah untuk melakukan hal itu sejak awal, sebelum bagian lain dari proyek ini dibangun di atas fondasi yang lemah.

 

  1. Membangun Rencana Proyek

Tahapan ini sering dikenal sebagai “Komitmen Terencana.”

Proses ini mencakup evaluasi, identifikasi, penetapan, dan penetapan batas dan sumber daya di sekitar sembilan komponen utama: ruang lingkup dan misi, penjadwalan, penganggaran, personel, kontrol, risiko, dan kualitas.

Pada awal proyek Anda, pastikan bahwa tim Anda dan para pemangku kepentingan semuanya memahami sumber daya apa saja yang Anda miliki dan pedoman yang dibuat untuk membuat Anda tetap pada jalurnya.

 

  1. Kelola Varian (Manage Variances)

Tidak peduli berapa banyak perencanaan yang Anda lakukan, setiap proyek akan memerlukan penyesuaian waktu-waktunya.

Ketika variasi ini muncul, Anda perlu meluangkan waktu untuk melihat apa yang berubah dan mengapa. Melacak dan menganalisis varian membantu tim Anda memahami mengapa segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana dan bagaimana menghindarinya di masa depan.

Atasi masalah secara langsung dan cegah agar tidak terjadi lagi dengan mencari penyebabnya — apakah masalah itu karena anggota tim atau tugas tertentu.

Kemungkinannya adalah, jika Anda membiarkannya pergi tanpa resolusi, masalah itu akan muncul lagi dan mengambil waktu dan perhatian Anda yang berharga.

 

  1. Menentukan Prosedur Untuk Tindakan korektif

Ketika Anda menemukan varian dalam proyek Anda, Anda harus memutuskan tindakan korektif apa yang akan Anda ambil dan mengelola tradeoffs yang mungkin harus Anda buat. Sering kali, Anda harus membuat semacam kompromi.

Ketika sebuah proyek melebihi anggaran, Anda mungkin harus mengurangi cakupannya.

Jika kiriman membutuhkan waktu lebih lama dari yang direncanakan untuk diselesaikan, Anda mungkin perlu mendorong tenggat waktu Anda. Anda tidak dapat merencanakan ke depan untuk segala hal yang mungkin salah, jadi Anda harus siap untuk menilai hambatan apa pun yang dihadapi tim Anda dan memutuskan apa yang akan Anda lakukan untuk memperbaiki situasi.

 

  1. Garis Besar Proses Eskalasi (Outline an Escalation Process)

Apakah masalah dimulai dengan anggota tim individu atau dengan pemangku kepentingan suatu proyek, Anda memerlukan proses untuk mengeskalasi masalah sampai masalah itu terselesaikan.

Proses yang terdefinisi dengan baik untuk membahas dan ada proses eskalasi, memungkinkan  Anda untuk menyelesaikan konflik yang ada sebelum hal itu menjadi masalah yang jauh lebih besar.

Lima puluh tujuh persen proyek gagal karena gangguan dalam komunikasi. Jika Anda tidak membuatnya mudah bagi anggota tim Anda untuk berbicara dengan Anda tentang masalah yang mereka hadapi, proyek Anda kemungkinan besar akan gagal.

Sebelum Anda mulai mengerjakan proyek, kumpulkan rencana eskalasi dan jelaskan kepada tim Anda dari awal proyek apa yang harus mereka lakukan ketika mereka menghadapi masalah. Jika mereka tahu bahwa orang-orang di atas mereka siap dan bersedia membantu mereka menemukan solusi, mereka akan lebih terbuka tentang apa pun yang mereka perjuangkan.

 

  1. Bersikap Proaktif Tentang Manajemen Perubahan

Bahkan dengan ruang lingkup proyek dan rencana yang solid, pasti akan ada perubahan pada proyek Anda.

Mengembangkan proses manajemen perubahan proaktif membuat semua orang berada pada pemikiran yang sama, membiarkan tim Anda bergerak maju dengan perubahan dengan percaya diri, dan menjaga proyek Anda di jalur menuju kesuksesan.

Setelah Anda mengetahui tentang perubahan dari anggota tim atau pemangku kepentingan, proses manajemen perubahan Anda harus dimulai.

Nilailah perubahan dan apa artinya bagi proyek Anda, siapkan sebuah rekomendasi untuk apakah menurut Anda perubahan itu harus dilaksanakan, dan kemudian berikan perubahan itu kepada tim Anda dan kepada para pemangku kepentingan.

Mengelola sebuah proyek bisa jadi sulit, tetapi mendekatinya dengan rencana dan proses terstruktur akan membantu Anda menangani masalah apa pun yang Anda temui.

 

Siapa yang harus hadir dalam Pelatihan ini?

Pelatihan Manajemen Proyek ini cocok untuk setiap profesional yang pekerjaannya tergantung pada kemampuan untuk mengelola proyek dengan sukses.

Materi Pelatihan Project Management

Pelatihan Project Management ini dirancang untuk memberikan peserta pemahaman yang lebih baik tentang filosofi manajemen proyek, metode dan alat untuk memberikan pemahaman dasar tentang siklus hidup proyek dan bagaimana proyek dapat diselesaikan dengan sukses.

Peserta akan diajak belajar:

  • Membahas definisi dan konsep dan akan mengidentifikasi peran kunci Manajer Proyek dan Pemangku Kepentingan
  • Memahami kebutuhan, spesifikasi dan pentingnya manajemen proyek yang efektif
  • Mengidentifikasi kebutuhan akan strategi dan hasil yang jelas yang mengarah pada keberhasilan peluncuran proyek
  • Memahami tiga area utama dari Siklus Hidup Proyek yaitu, Inisiasi, Perencanaan dan Implementasi
  • Memberikan kesempatan kepada peserta untuk berperan serta dalam bekerja pada kelompok interaktif pada proyek pilihan mereka untuk mengembangkan Smart Sheet dari tugas individu, milestones and timings mereka.
  • Memahami Analisis Jalur Kritis
  • Memahami satu metode menganalisis risiko
  • Memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan teknik manajemen proyek sederhana.

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas

Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, Silakan Daftar Pelatihan di sini

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : [email protected]

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Author