Articles

Sifat Pemimpin yang Efektif

Sifat Pemimpin yang Efektif

By : Team Content

“Majikan progresif berusaha menjadi majikan pilihan sebagai cara untuk mengamankan keunggulan kompetitif di pasar untuk menarik, mempertahankan dan mempromosikan talenta terbaik.” Tapi bagaimana Anda menjadi perusahaan pilihan? Apa yang membedakan pemberi kerja yang baik dari yang rata-rata? Seringkali, jawabannya sederhana: kepemimpinan yang efektif.

Mengembangkan Pemimpin yang Efektif

Untuk mencapai tujuan ini (mencoba menjadi pemberi kerja pilihan), penting bahwa manajer dan supervisor menyadari bahwa kepemimpinan rekan atau anggota tim mereka sangat penting. Mereka perlu memahami bahwa kita tidak “mengatur” rekan kita, kita memimpin mereka. Kami mengelola keuangan, kami memimpin anggota tim. Manajer dan supervisor kita perlu memahami perbedaan ini untuk menjadi pemimpin yang efektif. Salah satu alasan utama hal ini penting adalah untuk mengurangi omset.

Perputaran adalah di mana laba atas investasi dalam kepemimpinan ini sangat penting. Biaya pergantian benar-benar bertambah — perekrutan, wawancara, pelatihan, waktu peningkatan produktivitas, dll. Memimpin staf membantu mengurangi semua biaya ini. Ini sangat relevan ketika seseorang dipekerjakan untuk peran yang tidak sesuai — pemimpin yang efektif dapat membantu membalikkan situasi tanpa banyak pergantian.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Assertive Leadership Skills 

Lantas, apa saja ciri-ciri pemimpin yang efektif?

6 Sifat Pemimpin yang Efektif

Ada 6 ciri yang membedakan pemimpin efektif dari non-pemimpin:

Integritas / Ketergantungan / Dorongan.

Karakteristik ini termasuk ketahanan dan antusiasme. Artinya individu tersebut mau dan mampu mengerahkan energinya untuk mencapai suatu tujuan, dan dapat diandalkan untuk melakukannya.

Percaya Diri.

Seseorang dengan penampilan atau kehadiran yang mencolok yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi orang lain dan mengejar tujuan akan menjadi pemimpin yang baik. Orang ini perlu memiliki keyakinan yang kuat dan tegas — ciri-ciri yang terkait dengan kepercayaan diri.

Keinginan Untuk Mempengaruhi Orang Lain.

Keinginan ini sering dilihat sebagai kesediaan untuk menerima otoritas. Dengan kata lain, orang ini senang memiliki otoritas dan tidak mengabaikan tanggung jawab. Mereka dapat menggunakan otoritas untuk membangun hubungan saling percaya dan memengaruhi orang lain.

Karakter Etis dan Moral.

Untuk menjadi pemimpin yang efektif, seseorang harus jujur ​​dan memiliki karakter moral yang baik.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Charismatic Leadership

Intelijen.

Hal ini berkaitan dengan kemampuan mengikuti dan memaknai visi dan misi organisasi. Ini juga menggabungkan pengambilan keputusan yang cerdas dan komunikasi yang efektif karena seorang pemimpin perlu mensintesis, menafsirkan, dan mengkomunikasikan informasi agar berhasil.

Pengetahuan yang Relevan.

Melampaui kecerdasan, seorang pemimpin yang efektif juga harus memiliki pengetahuan yang relevan untuk peran tersebut. Ini termasuk pengetahuan teknis, teoritis, dan konseptual. Orang tersebut harus memiliki kemampuan untuk membuat konsep. Dia harus mengetahui seluruh operasi dengan cukup baik untuk memimpin tim.