Peran seorang Supervisor

By: Team Content

Peran Seorang Supervisor

Supervisor memiliki peran penting dalam manajemen pabrik. Pengawasan berarti mengawasi bawahan di tempat kerja di tingkat pabrik. Supervisor adalah bagian dari tim manajemen dan dia memegang jabatan manajer lini pertama. Dia adalah orang yang harus melakukan banyak fungsi yang membantu dalam mencapai produktivitas.

Oleh karena itu, supervisor dapat disebut sebagai satu-satunya manajer yang memiliki peran penting pada level eksekusi. Ada filsuf tertentu yang menyebut supervisor sebagai pekerja. Masih ada lagi filsuf yang menyebut mereka sebagai manajer. Tapi sebenarnya dia harus dipanggil sebagai manajer atau manajer operasi. Tugas utamanya adalah mengelola pekerja di tingkat manajemen operasi.

Pelajari lebih lanjut tentang The Ultimate Supervisor

Seorang supervisor memainkan peran multipliner pada satu waktu seperti :

  1. Sebagai Perencana – Seorang supervisor harus merencanakan jadwal kerja harian di pabrik. Pada saat yang sama ia harus membagi pekerjaan kepada berbagai pekerja sesuai dengan kemampuannya.
  2. Sebagai Manajer – Memang benar dikatakan bahwa supervisor adalah bagian dari tim manajemen suatu perusahaan. Sebenarnya, dia adalah manajer operasi.
  3. Sebagai Pemandu dan Pemimpin – Seorang supervisor pabrik memimpin para pekerja dengan membimbing mereka dalam melakukan tugas sehari-hari. Bahkan, dia berperan sebagai inspirator dengan memberi tahu mereka.
  4. Sebagai Mediator – Supervisor disebut pin penghubung antara manajemen dan pekerja. Dia adalah juru bicara manajemen sekaligus pekerja.
  5. Sebagai Inspektur – Peran penting supervisor adalah menegakkan disiplin di pabrik. Untuk itu, pekerjaan termasuk memeriksa kemajuan pekerjaan terhadap jadwal waktu, mencatat kinerja pekerjaan secara berkala dan melaporkan penyimpangan jika ada. Ia juga bisa membingkai aturan dan regulasi yang harus dipatuhi oleh pekerja selama bekerja.
  6. Sebagai Konselor – Supervisor berperan sebagai konselor untuk masalah pekerja. Ia harus menjalankan peran ini untuk membangun hubungan baik dan kerjasama dari para pekerja. Hal ini dapat dilakukan tidak hanya dengan mendengarkan keluhan tetapi juga menangani keluhan dan memuaskan pekerja.

Oleh karena itu, kami dapat mengatakan bahwa pengawasan yang efektif dan efisien membantu dalam melayani kinerja yang lebih baik, membangun hubungan antar manusia yang baik, menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan kooperatif. Ini semua membantu dalam meningkatkan produktivitas.

Author