Articles

Karakteristik Kepemimpinan Modern

Karakteristik Kepemimpinan Modern

By: Team Content

Kepemimpinan modern demikian dikenal fase kepemimpinan di era serba teknologi, informasi, dan komunikasi ini. Kepemimpinan pada era ini tidak hanya didasarkan pada kemampuan mempengaruhi namun juga keterampilan menggerakkan orang lain atau bawahan.

Konsep awal tentang kepemimpinan modern adalah seni dan ilmu guna mempengaruhi serta menggerakkan orang lain dalam suatu kelompok untuk melaksanakan cita-cita, tugas, dan tujuan dari suatu organisasi.

Dalam ilmu manajemen, kepemimpinan di era modern merupakan salah satu fungsi dari manajemen itu dan mempunyai peranan yang sangat penting dalam tubuh suatu organisasi. Sehingga terdapat 3 hal penting yang terdapat dalam kepemimpinan modern.

Pengaruh, Wewenang, dan Kekuasaan

Ketiga hal di atas merupakan aspek penting dalam kepemimpinan (leadership). Ketiganya saling terkait satu sama lain. Pengaruh akan bermuara pada wewenang dan kekuasaan dalam mengatur dan menjalankan roda organisasi.

Kepemimpinan era modern dibangun dari keterlibatan dan partisipasi aktif pemimpin dan bawahan (follower). Di antara keduanya terjalin relasi dan komunikasi untuk mempengaruhi satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama yang telah disepakati sejak awal.

Dalam kepemimpinan modern pula, keterampilan, keahlian, dan pengetahuan belum bisa menjadi jaminan bahwa seseorang mampu menjadi pemimpin.

Ini berbeda dengan manajemen, yang membutuhkan pengetahuan mengatur. Dibutuhkan pengaruh dan wibawa positif serta kemampuan mumpuni.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang How To Lead A Team

Bagi negara dan bangsa Indonesia era modern ini dikenal sebagai masa transisi dari masa reformasi menuju era demokrasi. Pada era ini masyarakat mempunyai hak untuk berkembang dan maju. Selain hak, kewajiban pun tetap dibebankan pada masyarakat.

Ciri Kepemimpinan Modern

Suatu organisasi pada abad ini membutuhkan model kepemimpinan yang visioner yang dapat membawa angin perubahan cepat guna mewadahi berbagai energi, semangat, dan cita-cita masyarakat.

Kemajuan organisasi pada abad ini cenderung berada mereka yang memiliki kapasitas dalam menghadapi tantangan.

Kepemimpinan modern memang berbeda dengan kepemimpinan model lama atau tradisional seperti otoriter atau diktator yang cenderung melegalkan kewenangan mutlak dalam sistem pemerintahan dan kepemimpinannya.

Model kepemimpinan lama tersebut saat ini tidak lagi menjadi pilihan, meski beberapa organisasi (negara) tetap menggunakan model tersebut.

Kepemimpinan pada era modern ini mempunyai karakteristik sebagai berikut.

  1. Memiliki kemampuan dalam menetapkan arah dan tujuan

Pemimpin dengan kepemimpinan modern dituntut memahami dan memiliki kemampuan dalam menetapkan tujuan suatu organisasi dengan baik serta cara yang ditempuh guna mewujudkan tujuan tersebut.

Banyak pertimbangan yang harus dipilih dan ditetapkan agar tujuan bisa dicapai. Di sini pemimpin juga harus bisa menggerakan bawahannya untuk mencapai tujuan tersebut.

  1. Mempunyai kemampuan mempengaruhi orang dalam kelompok organisasi

Kemampuan mempengaruhi orang lain tidak hanya didasarkan pada instruksi dan wibawa semata, namun juga melibatkan kemampuan dan integritas diri seperti jujur, dipercaya, konsisten, apresiatif terhadap orang lain, komunikasi jelas dan menggugah. Inilah wujud kepemimpinan modern.

  1. Memiliki kemampuan menyusun dan membuat strategi

Dalam kepemimpinan modern pula, seorang pemimpin dikenal sebagai ahli dalam membangun dan menyusun sebuah strategi.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang The Art Of Leadership

Kemampuan menyusun strategi didukung oleh kapasitas dalam menguasai medan, membuat dan menyusun skala prioritas, dan mampu membaca atau meprediksi perkembangan masa depan.

  1. Mempunyai kemampuan menjadi mediator dan motivator

Pemimpin dalam konsep kepemimpinan modern harus berjiwa objektif, jujur, dan adil.

Pemimpin juga harus mampu mendorong rekan, bawahan, dan jaringan kerja samanya guna mencapai tujuan bersama melalui kerja maksimal dalam suatu organisasi.

Kepemimpinan modern membangun dan menjalankan roda organisasinya melalui sistem bottom up (pola bawah ke atas) artinya tiap pengikut dan bawahannya mempunyai peluang sama yang diberikan pemimpin dalam mengembangkan kemampuan dirinya sendiri.

Di sini pemimpin juga mempunyai sikap tegas dan aktif serta memberikan tugas dan tanggun jawab berdasarkan kemampuan bawahannya.

Dan setiap kesulitan, kebuntuan, serta hambatan diselesaikan bersama melalui diskusi, dialog, dan musyawarah bersama guna mencari solusi dan cara terbaik.

Jadi dalam kepemimpinan modern terdapat adanya keterlibatan dan partisipasi bersama, kerja sama, kebebasan, dan tanggung jawab bersama.

Pemimpin yang dicita-citakan adalah pemimpin yang berada di garda terdepan rakyat dan bawahan. Pemimpin yang mampu membuka jalan menuju perubahan.