Persoalannya adalah, kita tidaklah benar. Pembicaraan yang sulit bukanlah tentang adanya fakta-fakta yang nyata. Pembicaraan sulit menyangkut konflik, baik persepsi, perasaan, dan nilai-nilai yang ada dalam diri kita. Pembicaraan yang sulit bukannya apa yang benar, tapi lebih pada apa yang lebih penting.
Kedua, ketika kita berpendapat kita yang benar, kita terjebak pada kesalahan kedua. Kesalahan itu adalah, kita tidak bertanya cukup tentang masalah itu.
Sebenarnya, 90% percakapan adalah merupakan pembenaran dari ucapan pembicara, sedangkan 10%, baru mencari informasi baru. Tanpa memahami ini, kita akan sering terlibat dalam pembicaraan sulit. Contoh, tetangga berteriak karena anda membuat gaduh. Jangan anda balas berteriak. Tanyakan: Apa yang terjadi dengan tetangga anda itu sehingga kegaduhan anda mengganggunya?
Mengapa selama ini tidak ada masalah apa pun? Begitu anda berpikir seperti ini, pembicaraan anda akan berjalan lebih mulus.
Kesalahan ketiga adalah ketika kita menyelesaikan masalah, kita harus tetap rasional dan menghindarkan perasaan. Seringkali, pembicaraan yang sulit adalah mengenai perasaan. Maka ketika anda mencoba menyelesaikan masalah tanpa menangani perasaan orang lain, maka pembicaraan anda jadi sulit…
Begitu banyak masalah yang timbul ketika kita harus bicara masalah yang sulit. Dan faktanya, kita semua punya masalah pembicaraan yang sulit, tidak peduli betapa yakin atau hebatnya kita. Dan sering kali, apa pun yang kita coba lakukan untuk memperbaiki pembicaraan, sering kali tidak membawa hasil.
Pelatihan Difficult Conversation dirancang untuk menangani berbagai pembicaraan yang sulit. Pelatihan ini mengajarkan pada anda bagaimana menangani bahkan persoalan yang amat sulit sekali pun dengan efektif, dan lebih sedikit stress.
Berdasar penelitian 15 tahun dari para ahli, anda akan menemukan teknik dan strategi yang membuat anda mampu menangani pembicaraan yang sulit secara efektif.
Pelatihan ini akan mengajak anda menguasai langkah-demi-langkah yang proven, konkrit untuk memahami dan menjalani pembicaraan yang sulit. Anda akan ditunjukkan bagaimana bersiap-siap, bagaimana memulai pembicaraan efektif yang akan mengurangi rasa defensive lawan bicara anda.
Anda juga akan belajar bagaimana pembicaraan yang tadinya sulit bisa tetap konstruktif, tidak peduli respon lawan bicara anda.
Apakah anda harus berhadapan dengan klien yang sulit, pelanggan yang sulit, dengan bos anda yang menyusahkan, pelatihan ini akan sangat membantu anda menangani pembicaraan yang sulit.
Materi Pelatihan
-
Decoding the Structure of Difficult Conversations
-
Conversation: What’s the Story Here?
-
What Should We Do with Our Emotions?
-
Moving Toward a Learning Conversation
-
Stop Arguing About Who’s Right
-
Why We Argue, and Why It Doesn’t Help
-
Why We Each See the World Differently
-
Move from Certainty to Curiosity
-
To Move Forward, First Understand Where You Are
-
Our Assumptions About Intentions Are Often Wrong
-
Good Intentions Don’t Sanitize Bad Impact
-
Distinguish Blame from Contribution
-
The Costs of the Blame Frame
-
The Benefits of Understanding Contribution
-
Feelings Matter: They Are Often at the Heart of Difficult Conversations
-
Finding Your Feelings: Learn Where Feelings Hide
-
Difficult Conversations Threaten Our Identity
-
During the Conversation: Learn to Regain Your Balance
-
To Raise or Not to Raise: How to Decide?
-
Why Our Typical Openings Don’t Help
-
Listening Transforms the Conversation
-
How to Listen from the Inside Out
-
Speak for Yourself with Clarity and Power
Jadwal-jadwal Pelatihan Difficult Conversation yang akan datang:
-
25 - 26 Juni 2013
-
18 - 19 Juli 2013
- 27 - 28 Agustus 2013
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 2.600.000,- per peserta.
Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.
Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:
022-61610108
atau 0813-2161-6080
atau 0856-2421-9062
atau 0818-0912-8662
|